Ternyata Takjil Itu Bukan Makanan. Inilah Makna Takjil yang Sebenarnya.

- Jumat, 24 Maret 2023 | 10:30 WIB
Arti takjil itu bukan makanan, tetapi menyegerakan berbuka puasa  (photo by Amr Taha on Unsplash)
Arti takjil itu bukan makanan, tetapi menyegerakan berbuka puasa (photo by Amr Taha on Unsplash)

Penulispro.com - Takjil itu bukan makanan, pernyataan ini bisa jadi baru Anda ketahui atau disadari bahwa pandangan tentang takjil selama ini, itu adalah kurang tepat.

Selama bulan suci Ramadhan pasti sangat sering mendengar banyak orang menyebut-nyebut ‘takjil’ baik melalui berita-berita di televisi, radio, di lingkungan sehari-hari bahkan di media-media sosial sering mendengar sebutan takjil, tetapi nyatanya takjil itu bukan makanan.

Istilah Takjil yang Populer

Istilah dan sebutan takjil memang sangat populer di kalangan warga +62, baik dalam penyebutan sehari-hari, di warung yang sering pula terdengar, bahkan beberapa restoran menulis ‘Takjil Gratis Buat Pelanggan’ padahal takjil itu bukan makanan.

Pengumuman seperti itu kadangkala juga sering ditemui di teras atau halaman-halaman masjid yang kebetulan memiliki program menyediakan makanan atau minuman untuk berbuka di bulan suci Ramadhan.

Pemahaman yang kurang tepat tentang takjil tersebut lama-lama menjadi hal yang dianggap biasa dan lumrah, sehingga orang menjadi terbiasa dan tidak asing apabila mendengar percakapan-percakapan tentang takjil, sepert:

“Udah sediain takjil belum?”, “Takjilnya belum matang, nih?”, “Takjilnya cuman ada gorengan aja…”, dan lain sebagainya berupa kalimat-kalimat atau obrolan tentang takjil.

Makna Takjil yang Benar

Lalu apa sebenarnya makna takjil yang tepat? Apabila ternyata takjil itu bukan makanan.

Namun karena setiap pemberitaan di nyaris semua media selalu menyebut makanan untuk berbuka sebagai ‘takjil’ maka seolah-olah seperti telah disepakati bahwa takjil tersebut adalah sebutan untuk jenis makanan khusus untuk berbuka puasa.

Dalam bentuk apa pun seperti misalnya es campur, kolak, berbagai penganan manis ataupun mengikuti sunnah Rasulullah Saw seperti kurma misalnya.

Padahal maksud dari takjil itu adalah hidangan atau panganan untuk berbuka puasa merupakan anggapan yang tidak tepat, karena memang bukan itu arti dari takjil.

Kata ‘Takjil’ atau ‘Ta’jil’ artinya adalah ‘bersegera atau menyegarakan’ (تعجيل).

Hal ini diambil dari sebuah hadits Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi wa sallam yang berbunyi “La yaalunnasu bikhairin ma’ajjaluuhul fithra,” yang artinya adalah: Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka (puasa) (HR.Muttafiq Alaih).

Sehingga bila menurut ilmu bahasa Arab maka makna atau arti ‘takjil’ adalah ‘penyegaran, bersegera, atau percepatan’ yang berasal dari kata dasar ‘ajjala’ yakni ‘yu’ajjilu’ artinya menyegerakan atau mempercepat.

Halaman:

Editor: Frida Firdiani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X