Waspada Bahaya Mie Instan, Ini Alasan Dibaliknya yang Harus Warga Ketahui...

- Jumat, 25 November 2022 | 09:10 WIB
Ilustrasi salah satu produk mie instan. (Tangkapan layar Youtube @DaftarPopuler)
Ilustrasi salah satu produk mie instan. (Tangkapan layar Youtube @DaftarPopuler)

Mie instan mungkin menjad satu-satunya makanan favorit bagi anak kost dan siapa saja yang suka naik gunung. Bagaimana tidak, makanan ini sangat mudah di sajikan, selain itu memiliki pilihan aneka rasa yang melimpah.


Tapi tahukah efek negatif kalau sering mengkonsumsi mie instan. Menurut penelitian ternyata terlalu banyak mengkonsumsi mie seribu umat ini dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung dan diabetes.


Hal ini berdasar penelitian yang dilakukan Hyun Joon Shin, MD, dari Baylor University Medical Center Amerika Serikat.


Hasil penelitian pakar kardiologi yang diterbitkan Journal of Nutrition ini menyebutkan bahwa kandungan yang ada pada mie instan dapat memicu atau meningkatkan resiko sindrom kardiometabolik. Sindrom kardiometrik adalah factor resiko penyakit kardiovaskular dan stroke yang parah terlebih bagi mereka yang berjenis kelamin perempuan.


Penelitian ini dilakukan karena terjadi jumlah peningkatan konsumen mie instan dan berupaya untuk mengetahui tingkat resiko bagi kesehatan seseorang.


Shin yang masih tercatat sebagai mahasiswa doktoral nutrisi epidemologi di Harvard School of Public Health menggunakan subjek penelitian sebanyak 10.711 orang . Peserta yang menjadi sampel penelitian ini berusia antara 19 sampai 64 tahun. Data di dapat dengan bantuan perwakilan nasional Korean National Health and Nutrition Examination Survey the 2007-2009.


Dari data tersebut diperoleh fakta bahwa mengkonsumsi mie instan, ramen, lo mein, bihun, Thai, atau sejenisnya sebanyak dua kali atau lebih dalam satu minggu dapat beresiko terkena sindrom kardiometabolik, atau gabungan kelainan yang memengaruhi kardiovaskular, ginjal dan sistem metabolik tubuh.


Walau secara detail belum di ketahui penyebabnya tapi Shin memperoleh fakta mie instan yang dikemas menggunakan Styrofoam sangatlah berbahaya karena mengandung bisphenol A (BPA). Selain itu mie yang ada dipasaran mengandung bahan yang tidak baik seperti MSG dan pengawet kimia butylhydroquinone-tersier (TBHQ), serta kandungan lemak jenuh yang tinggi.


Fakta yang cukup menarik ternyata pemerintah Malaysia pernah mengeluarkan peringatan larangan untuk mengkosumsi mie instan secara berlebih. Alasannya di sinyalir karena dalam mie instan ada kandungan atau zat berbahaya seperti pengental, penstabil, sodium dan pengawet. Bahan kimia tersebut sangat tidak baik untuk kesehatan karena dapat menyebabkan penyakit jantung, stroke dan kerusakan ginjal.

Halaman:

Editor: M. Isa Jatinegara

Tags

Terkini

X